Bupati Apresiasi Langkah Dinas Kesehatan dan RSUD Praya Untuk Pemenuhan Kebutuhan Layanan Kesehatan Masyarakat 

NTB EXPOSE. Lombok Tengah – Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Lombok Tengah yang semakin di prioritaskan Pemerintah Daerah. berbagai langkah dan upaya yang dilakukan bupati untuk pemenuhan sarana prasarana alat kesehatan yang memadai tidak hanya melalui Dinas Kesehatan Lombok Tengah, tapi hal itu dilakukan juga oleh pihak RSUD Praya.

Seperti diketahui, pemerintah mengupayakan pemenuhan sarana prasarana yang memadai tidak saja melalui puskesmas yang tersebar di 12 Kecamatan di Lombok Tengah, tetapi juga melalui rumah sakit yang ada. Salah satunya yang dilakukan saat ini adalah melengkapi  sarana prasarana pembentukan unit stroke dan jantung di RSUD Praya.

Semangat berbenah terus digelorakan oleh Dinas Kesehatan, begitu juga pihak Rumah Sakit Umum Daerah Praya. Tidak hanya berupaya melengkapi sarana prasarana kesehatan, tetapi juga meningkatkan kualitas petugas kesehatan

Khusus untuk RSUD salah satu bentuk komitmennya adalah dengan berencana membentuk unit stroke dan jantung. Untuk mewujudkan impian itu beberapa syarat yang harus disiapkan yakni selain menyiapkan fasilitas dan sarana prasarana kesehatan, tetapi juga harus penyiapan pertugas atau perawat kesehatan yang terlatih.

Untuk itu pihak rumah sakit akan mengirimkan petugas kesehatan ke RSJ Harapan Kita Jakarta untuk dilatih. Demikian dikatakan Direktur RSUD Praya Mamang Bagiansyah melalui Kabid P2SD, dr. Heny didampingi Kasi P2SD. Taufik Akbar di RSUD Praya kemarin.

Pelatihan tim medis ini dilakukan untuk memenuhi syarat pembentukan unit stroke dan jantung sehingga kedepannya masyarakat tidak lagi ke luar Lombok Tengah untuk mendapatkan perawatan Jantung dan Stroke. “Penderita penyakit ini cukup banyak, jadi nanti jika sudah berdiri unit ini maka masyarakat bisa dirawat atau juga cek kesehatan jantung di RSUD Praya” jelasnya.

Didalam unit itu nanti sumber daya petugas kesehatan harus tersedia seperti Perawat terlatih jantung, dokter spesialis jantung terlatih. Minimal spesialis jantung 1 orang dan perawat 6 orang

Pelatihan dilakukan selama 3 bulan yang terdiri dari ASN dan non ASN. Unit ini ditargetkan akan mulai beroperasi awal tahun 2025 mendatang. “Target awal 2025 sudah mulai beroperasi, Alat dan gedung tahun ini dibangun” ujarnya

Heny menambahkan petugas yang akan dilatih tidak sembarang melainkan petugas kesehatan yang sesuai dengan disiplin ilmu atau minimal pernah mengikuti pelatihan dasar sehingga tidak banyak yang memenuhi syarat untuk mengikuti pelatihan itu. “Petugas yang ikut pelatihan itu berdasarkan rekomendasi dokter spesialis jantung dan itu nanti dilihat dari kinerja dan prestasinya selama bekerja di rumah sakit ” jelasnya.

Untuk biaya pelatihan dan biaya hidup petugas kesehatan selama di Jakarta nanti dibebankan kepada anggaran RSUD Praya. Rencananya pelatihan akan dilakukan seusai bulan puas

Dia menambahkan selain upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Rumah Sakit, salah satu prasyarat utama untuk meningkatkan status atau tipe rumah sakit adalah dengan ketersediaan unit ini.

Unit Jantung dan syaraf, sementara kangker dan uronetrologi atau 4 Sub spesialis wajib ada dalam Rumah Sakit.

Karena itu pihak rumah sakit terus berupaya melengkapi unit unit pelayanan kesehatan di RSUD Praya sehingga dengan semangat “meriri merakon” istilah sasaknya dan berbenah istilah Indonesianya RSUD akan menjadi rumah sakit kebanggaan masyarakat Lombok Tengah nantinya Untuk itu dibutuhkan ygdukungan dari semua pihak dalam mewujudkan semua itu, tanpa dukungan masyarakat dan stakeholder maka akan sulit bisa terwujud.

Dalam kesempatan berbeda menanggapi hal tersebut, HL. Pathul Bahri S.IP M.AP selaku Bupati Lombok Tengah mengapresiasi langkah yang dilakukan  jajarannya, dalam rangka pemenuhan layanan kesehatan masyarakat yang memadai. Kedepan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah akan terus melakukan pemenuhan kebutuhan layanan sarana prasarana kesehatan masyarakat, tidak hanya untuk Rumah Sakit tapi juga untuk Puskesmas Puskesmas yang tersebar diberbagai kecamatan di Lombok Tengah,” imbuhnya. (Ntbexpose/03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *