NTB EXPOSE. Lombok Timur – Guna memajukan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui keberadaan UMKM di Kabupaten Lombok Timur, Pemerintah daerah setempat menggelar Masbagik Fair 2023 yang dilaunching oleh Dr. Zulkieflimansyah Gubernur NTB, Senin malam (13/3/2023). Masbagik Fair akan berlangsung mulai hari Senin sampai 5 hari kedepan di area pusat pertokoan yang berlokasi dijantung kota Masbagik Lombok Timur.
Disela sela acara launching tersebut menurut Hajjah Sri Mahyu Wardani SP. selaku Ketua DPC IWAPI ( Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia ) Kabupaten Lombok Timur saat ditemui wartawan mengatakan,” Kegiatan Masbagik Fair ini sangat bermanfaat bagi UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah), karena UMKM adalah ujung tombak perekonomian masyarakat secara holistik.
Dikatakannya, pada masa pandemi Covid 19, UMKM kita dinilai paling bisa bertahan ditengah ketidak menentuan stabilitas perekonomian masyarakat dalam skala lokal maupun nasional, dan Masbagik Fair ini adalah sebagai ajang untuk berkolaborasi dengan UMKM yang lain, agar bisa bertukar informasi mengenai produk produk mereka termasuk dengan pemasaran, sehingga seperti UMKM yang ada disini banyak yang berhasil,” kata Hajjah Mahyu Wardani.
” Jika kita melihat keberadaan UMKM di Kabupaten Lombok Timur saat ini banyak sekali yang tumbuh bermunculan dengan pemasarannya, diimbangi dengan daya beli masyarakat yang sudah meningkat,”kata Hajjah Mahyu didampingi oleh Ratih Fibrianti SH. M.Kn Ketua Bidang Humas IWAPI.
Kesempatan ini jangan disia siakan oleh UMKM dan saya berharap kepada panitia agar kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap tahun, sehingga dengan kehadiran ratusan UMKM ini bisa sebagai ajang silaturahmi guna saling mensuport satu sama lainnya untuk kemajuan bersama,”kata Hajjah Mahyu Mardani.
Dia menambahkan,” kami dari IWAPI memiliki banyak UMKM dan bagi UMKM yang belum punya legalitas kami dari IWAPI siap membantu, untuk melengkapi legalitasnya, karena kalau legalitas dilengkapi mulai dari PRT, Label halal dan masa kadaluarsa, orang tidak akan ragu untuk membelinya dan yang saya harapkan dari UMKM ini terutama packagingnya, kualitas dan rasa, jangan sampai disepelekan, artinya itu terus dicari dan dikreasi semaksimal mungkin sehingga produk produk ini bisa lebih menarik dan bisa bersaing diluar, bukan saja di Lombok Timur di Nusa Tenggara Barat, bahkan kalau bisa ekspor itu yang saya harapkan,” katanya penuh optimis.
Mengenai jumlah UMKM yang dilibatkan dalam Masbagik Fair ini, sejumlah 130 stand artinya dari jumlah UMKM kali di Lombok Timur sebagian sudah masuk dan ikut disini.
Dengan adanya geliat UMKM ini harapan kami sebagai ketua DPC IWAPI Kabupaten Lombok Timur dan juga sebagai Ketua Harian Dekranasda, kami siap membantu UMKM, kami mempunyai Galeri dan berharap UMKM yang belum masuk untuk segera ikut bergabung di Dekranasda untuk bisa memanfaatkan produknya, tentu dengan kualitas kualitas produksi yang diharapkan jadi pemasarannya bisa kami bantu.
Selain itu kata, “Ketua IWAPI, diharapkan adanya sinergisitas UMKM dengan sektor pariwisata, ini yang paling kami harapkan karena UMKM tidak terlepas dari pariwisata, artinya untuk pelaku Pariwisata diharapkan membeli produk produk UMKM masyarakat karena tanpa itu semua, tidak akan berjalan seperti yang diharapkan.
Adapun harapan kami kedepan dengan kedatangan Gubernur diacara Masbagik Fair ini,” kata Hajjah Mahyu, diharapkan bisa lebih memajukan UMKM kami, jadi mohon perhatian dari bapak Gubernur jika ada kekurangan kekurangan, tolong bantu dan suport kami untuk kemajuan UMKM masyarakat Lombok Timur kedepan,”imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ratih Fibrianti menambahkan “UMKM menjadi pilar penting untuk pertumbuhan ekonomi kreatif dikalangan anak muda milenial, khususnya di Kecamatan Masbagik dan Kabupaten Lombok Timur pada umumnya. dimana saat ini telah banyak bermunculan generasi milenial dengan kreativitas mereka, bekerja keras dan harus ada dukungan dan kerjasama dari pemerintah dan pihak pihak terkait lainnya,” kata Ratih Fibrianti.
“Diharapkan generasi milenial mempunyai terobosan dan inovasi yang bisa menggaet pasar dikalangan anak muda, karena pasar UMKM sekarang bukan saja melalui ofline tapi juga online dan tentunya untuk menumbuhkembangkan UMKM itu sendiri bisa diintegrasikan dengan pola pemasaran Digital marketing yang sangat relevan diimplementasikan diera digitalisasi ini,” imbuh Ratih Fibrianti.(Ntbexpose/04)






