NTB EXPOSE. LOMBOK TENGAH – Pelantikan dr. Hj. Heny Mardiana M.Kes. sebagai Ketua IDI ( IkatanDokter Indonesia ) Lombok Tengah periode 2025 s/d 2028 di Swiss Belcourt Hotel Tanak Awu Lombok Tengah, pada hari Minggu 15 Februari 2026 kemarin, menurut Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. H.M. Nursiah S.Sos. M.Si, beliau berharap dengan pelantikan ketua dan pengurus IDI dibawah kepemimpinan dr. Hj. Heny Mardiana ini, saya yakin IDI Lombok Tengah semakin maju dan solid,” tegasnya penuh semangat saat menghadiri acara tersebut.
Dan saya yakin lanjut wabup, profesi IDI yang bukan saja sejawat tapi harus sejiwa, karena kalau sejawat itu adalah dalam konteks hubungan kedinasan antar lembaga dan profesi, namun kalau sejiwa itu adalah hubungan jiwa sesama atau individu setiap dokter dengan rekan sejawat agar bisa saling menguatkan satu sama lainnya dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat luas,” tukas Nursiah.
Dikatakannya, sudah lama saya memperhatikan dinamika pemilihan Ketua IDI tersebut, siapa calon ketua, bagaimana perdebatannya dan pemilihan ketua IDI Lombok Tengah ini ternyata sangat berorientasi dengan kebutuhan, perubahan dan kekeluargaan dan terpilihlah ibu dokter Hj.Heny Mardiana.
Seperti kita ketahui, dr. Heny ini orang baik, beliau rajin memperhatikan orang kurang mampu, memberikan santunan, suka menolong dan membantu fakir miskin dan kaum dhuafa dan beliau sangat cocok sebagai ketua IDI Lombok Tengah,” puji Nursiah.
Harapan saya kedepan,” semoga IDI menjadi sangat luarbiasa untuk memperkuat para dokter dan kelembagaan, tugasnya jadi pembinaan pengawasan. Jadi setiap moment-moment penting seperti tadi, ada narasumber untuk menyampaikan ilmu baru dari diklatnya, itu sangat bagus menjadi bagian dari reformasi ilmu dan pengalaman sharring para dokter, artinya semoga dengan pelantikan IDI Kabupaten Lombok Tengah, semakin menjadi penguat dan penambah ikatan kesehatan Lombok Tengah,” kata wabup.
Adapun bentuk dukungan Pemda kepada IDI menurut wakil bupati, dukungan itu pasti diberikan kepada IDI, kitapun terbuka untuk berkolaborasi, berkonsultasi bahas mengenai kesehatan di Lombok Tengah,” kata wakil bupati.
Pesan saya kepada masyarakat, keberadaan IDI harus diketahui di Lombok Tengah, walaupun keberadaan IDI ini cukup lama di Lombok Tengah. Sekarang ketuanya adalah dr. Hj Heny Mardiana M.Kes beserta jajaran pengurusnya, itu juga penting untuk diketahui, bukan hanya untuk menyampaikan aspirasi, saran dan juga pendapat, itu boleh tapi bisa langsung ke Rumah Sakit, Puskesmas atau dimana para dokter bekerja,” tutup wakil bupati. (*)






